Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Seledri (Apium Graveolens L)
Waruwu, Nofirman Kasih
Seledri (Apium graveolens, L.). Termasuk golongan sayuran daun penting
dan memiliki nilai ekspor. Besarnya permintaan dan manfaat yang ada pada
seledri merupakan peluang bagi petani untuk membudidayakan. Tanaman seledri
memiliki banyak manfaat, antara lain dapat sebagai pelengkap masakan dan
memiliki khasiat sebagai obat. Pedzolik Merah Kuning (PMK) pada umumnya
memiliki kandungan unsur hara dan bahan organik yang relatif rendah. Air kelapa
muda merupakan ZPT alami mampu meningkatkan penyerapan unsur hara
mempunyai aktivitas sitokinin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan kosentrasi air kelapa muda terbaik terhadap pertumbuhan dan
produksi seledri (Apium graveolens L).
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 5 taraf perlakuan
dengan 4 ulangan yaitu Ao (Kontrol), A1 (100 ml/l), A2 (200 ml/l), A3 (300
ml/l), A4 (400 ml/l). terdapat 20 plot dan terdiri dari 80 tanaman, setiap plot
terdapat 4 tanman, 2 tanaman dijadikan sampel. Adapun parameter pengamatan
yaitu tinggi tanaman, jumlah tangkai, berat segar, berat konsumsi, dan volume
akar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda
berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan dengan
pemberian air kelapa muda 400 ml/l memberikan hasil terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman seledri (Apium graveolens, L.).
dan memiliki nilai ekspor. Besarnya permintaan dan manfaat yang ada pada
seledri merupakan peluang bagi petani untuk membudidayakan. Tanaman seledri
memiliki banyak manfaat, antara lain dapat sebagai pelengkap masakan dan
memiliki khasiat sebagai obat. Pedzolik Merah Kuning (PMK) pada umumnya
memiliki kandungan unsur hara dan bahan organik yang relatif rendah. Air kelapa
muda merupakan ZPT alami mampu meningkatkan penyerapan unsur hara
mempunyai aktivitas sitokinin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan kosentrasi air kelapa muda terbaik terhadap pertumbuhan dan
produksi seledri (Apium graveolens L).
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 5 taraf perlakuan
dengan 4 ulangan yaitu Ao (Kontrol), A1 (100 ml/l), A2 (200 ml/l), A3 (300
ml/l), A4 (400 ml/l). terdapat 20 plot dan terdiri dari 80 tanaman, setiap plot
terdapat 4 tanman, 2 tanaman dijadikan sampel. Adapun parameter pengamatan
yaitu tinggi tanaman, jumlah tangkai, berat segar, berat konsumsi, dan volume
akar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air kelapa muda
berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan dengan
pemberian air kelapa muda 400 ml/l memberikan hasil terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman seledri (Apium graveolens, L.).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-28T03:25:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah