Pelaksanaan Hak- Hak Tenaga Kerja Wanita Di Pt Asia Forestama Raya Kota Pekanbaru Berdasarkan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan
Marni, Ida
Semakin meningkatnya pertumbuhan industri pariwisata belakangan ini telah
memberikan kontribusi yang sangat besar di bidang perekonomian, khususnya pada
lapangan kerja. Sejalan dengan hal tersebut, partisipasi tenaga kerja perempuan yang
memasuki sektor industri mengalami peningkatan pula. Oleh karena itu, perlindungan
bagi tenaga kerja perempuan perlu dilaksanakan sebagaimana mestinya. Namun, pada
prakteknya masih banyak sekali keluhan dari para pekerja perempuan. Permasalahan
yang diangkat dalam penulisan ini adalah penerapan perlindungan hukum bagi tenaga
kerja perempuan pada perusahaan / industri kayu lapis PT. Asia Forestama Raya serta
kendala-kendala yang dialami dalam penerapan mengenai perlindungan cuti dan upah
bagi tenaga kerja perempuan pada perusahaan PT Asia Forestama Raya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian hukum
Sosiologis yang merupakan suatu penelitian yang dilakukan melalui wawancara kepada
beberapa sampel. Dan Random Sampel Dalam penelitian ini, das solen yang
dimaksudkan yaitu perlindungan hukum bagi tenaga kerja perempuan yang diatur dalam
Undang-Undang. Sedangkan, das sein yang dimaksud yaitu belum efektifnya penerapan
mengenai pengaturan dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan khususnya mengenai tenaga kerja perempuan pada perusahaan
sehingga terjadi kesenjangan antara teori dengan dunia realita. Populasi yang diambil
merupakan pihak pihak terkait yang mana populasi tersebut terdiri dari Kabid
Pengawasan Disnaker Kota Pekanbaru, PT. Asia Forestama Raya, Mandor lapangan
dan Karyawan Perempuan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, penerapan perlindungan hukum bagi tenaga
kerja perempuan pada PT. Asia Forestama Raya belum sepenuhnya terlaksana dengan
baik sesuai dengan ketentuan dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan. Kendala-kendala dalam penerapan perlindungan cuti dan upah bagi
tenaga kerja perempuan pada perusahaan ini adalah adanya dominasi tenaga kerja pria
pada perusahaan. Selain itu, dana operasional perusahaan masih berasal dari pemilik
perusahaan dan juga ketidaktahuan serta kesengajaan dari pihak perusahaan melanggar
undang- undang ini untuk keuntungan perusahaan semata. Upaya yang seharusnya
dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan juga pengawasan oleh pihak
Disnaker Kota Pekanbaru, dan juga pihak PT. Asia Forestama Raya seharusnya
memberitahukan kepada karyawan mengenai hak hak mereka, dan juga bagi karyawan
perempuan hendaknya lebih mengetahui atau memahami mengenai Undang Undang
tentang Ketenagakerjaan.
Saran yang dapat penulis berikan adalah adanya keterbukaan perusahaan terhadap
Peraturan Undang Undang ini, serta kerjasama dari pihak SPSI agar mengontrol
kebijakan kebijakan perusahaan yang mana merugikan atau melanggar Hak Hak pekerja
perempuan yang sudah diatur dalam Undang Undang, serta adanya pengawasan dari
Disnaker Kota Pekanbaru dan adanya sosialisasi mengenai Undang Undang tenaga kerja
yang dilakukan pihak perusahaan ataupun dari Disnaker agar para pekerja khususnya
perempuan mengetahuai akan hak hak mereka telah dilindungi di dalam Undang
Undang ini
memberikan kontribusi yang sangat besar di bidang perekonomian, khususnya pada
lapangan kerja. Sejalan dengan hal tersebut, partisipasi tenaga kerja perempuan yang
memasuki sektor industri mengalami peningkatan pula. Oleh karena itu, perlindungan
bagi tenaga kerja perempuan perlu dilaksanakan sebagaimana mestinya. Namun, pada
prakteknya masih banyak sekali keluhan dari para pekerja perempuan. Permasalahan
yang diangkat dalam penulisan ini adalah penerapan perlindungan hukum bagi tenaga
kerja perempuan pada perusahaan / industri kayu lapis PT. Asia Forestama Raya serta
kendala-kendala yang dialami dalam penerapan mengenai perlindungan cuti dan upah
bagi tenaga kerja perempuan pada perusahaan PT Asia Forestama Raya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian hukum
Sosiologis yang merupakan suatu penelitian yang dilakukan melalui wawancara kepada
beberapa sampel. Dan Random Sampel Dalam penelitian ini, das solen yang
dimaksudkan yaitu perlindungan hukum bagi tenaga kerja perempuan yang diatur dalam
Undang-Undang. Sedangkan, das sein yang dimaksud yaitu belum efektifnya penerapan
mengenai pengaturan dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan khususnya mengenai tenaga kerja perempuan pada perusahaan
sehingga terjadi kesenjangan antara teori dengan dunia realita. Populasi yang diambil
merupakan pihak pihak terkait yang mana populasi tersebut terdiri dari Kabid
Pengawasan Disnaker Kota Pekanbaru, PT. Asia Forestama Raya, Mandor lapangan
dan Karyawan Perempuan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, penerapan perlindungan hukum bagi tenaga
kerja perempuan pada PT. Asia Forestama Raya belum sepenuhnya terlaksana dengan
baik sesuai dengan ketentuan dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan. Kendala-kendala dalam penerapan perlindungan cuti dan upah bagi
tenaga kerja perempuan pada perusahaan ini adalah adanya dominasi tenaga kerja pria
pada perusahaan. Selain itu, dana operasional perusahaan masih berasal dari pemilik
perusahaan dan juga ketidaktahuan serta kesengajaan dari pihak perusahaan melanggar
undang- undang ini untuk keuntungan perusahaan semata. Upaya yang seharusnya
dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan juga pengawasan oleh pihak
Disnaker Kota Pekanbaru, dan juga pihak PT. Asia Forestama Raya seharusnya
memberitahukan kepada karyawan mengenai hak hak mereka, dan juga bagi karyawan
perempuan hendaknya lebih mengetahui atau memahami mengenai Undang Undang
tentang Ketenagakerjaan.
Saran yang dapat penulis berikan adalah adanya keterbukaan perusahaan terhadap
Peraturan Undang Undang ini, serta kerjasama dari pihak SPSI agar mengontrol
kebijakan kebijakan perusahaan yang mana merugikan atau melanggar Hak Hak pekerja
perempuan yang sudah diatur dalam Undang Undang, serta adanya pengawasan dari
Disnaker Kota Pekanbaru dan adanya sosialisasi mengenai Undang Undang tenaga kerja
yang dilakukan pihak perusahaan ataupun dari Disnaker agar para pekerja khususnya
perempuan mengetahuai akan hak hak mereka telah dilindungi di dalam Undang
Undang ini
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-12-05T02:32:55Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah